TEORI EVOLUSI
Masyarakat dan kebudayaan manusia berkembang dari tingkat rendah ke tingkat tinggi, terdorong dari kekuatan dalam untuk berubah (berevolusi)
Pengaruh teori Darwin
Seleksi alam ” the origin of spicies” 1859
Abad 19 berpengaruh luas Eropa Barat
Tokoh asalnya dari multi bidang
1. Filsafat H Spencer,
2. Arkeologi G Klemm, J LubbokE B Tylor
3. Hukum J J Bachofen, L H Morgan
J.J. BACHOFEN (1815-1887)
Menyelidiki sistim hukum dari Yunani dan Romawi klasik
Empat tahap kehidupan
- promiscuitet. Masyarakat hewan, laki-laki dan perempuan tidak ada ikatan, belum ada keluraga inti
- matriarchaat. Masyarakat manusia, laki-laki tak puas membawa isteri dari kelompok lain ke kelompok drinya
- patriarchaat. Masyarakat manusia perkawinan di luar kelompok berubah menjadi endogami, anak-nak berhubungan langsung dengan anggota seluruhnya ayah dan ibu
- parental.
LEWIS H. MORGAN
Mengupas sistem kekerabatan dari beribu suku bangsa di dunia yang satu sama lain berbeda bentuknya, disebabkan gejala kesejajarannya
Proses evolusi dan peradaban manusia
- jaman liar tua. (Menemukan api, meramu, mencari akar dan tumbuhan liar)
- jaman liar madya. (Masih ada api, menemukan busur panah, mencari ikan di kali-berburu)
- jaman liar muda. (Membuat tembikar, berburu)
- jaman barbar tua. (Tembikar, beternak, cocok tanam)
- jaman barbar madya. (Spt no 4 tambah logam)
- jaman barbar muda. (Benda logam sampai mengenal tulisan)
- jaman peradaban purba
- jaman peradaban modern
Latar belakang
1. Amatir ilmu arkeologi khusus prasejarah
2. 1856 ekspidisi penggalian benda prasejarah di Meksiko sebagai pembantu
3. Buku
“Anahuac, or
Researches into the Early History of Mankind (1871) cara berfikir evolusionisme
4. Beratus karangan dan buku terbit hingga diangkat guru besar di Univ Oxford 1883
5. Sumbangan besar dalam perkembangan antropologi
Ahli antropologi harus mempelajari kebudayaan aneka warna di dunia, mencari unsure persamaan dan perbedaan dalam kebudayaan, mengklasifikasikan kebudayaan berdasarkan atas persamaan unsur sehingga tampak sejarah evolusi kebudayaan manusia dari satu tingkat ke tingkat lain
Topik penyelidikan
- Unsur kebudayaan sistim religi
- Kepercayaan
Adat istiadat
Kesusastraan
Kesenian
Bukunya
Terkenal primitive culture : researches into the development of mythology, philosophy, religion, language, art and custom (1874)
Isinya tentang asal usul religi
Adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa. Kesadaran jiwa disebabkan dua hal
- perbedaan yang tampak dari manusia antara yang hidup dan mati. Adanya gerak tanda hidup, tidak adanya gerak mati, penyebab gerak adalah jiwa
- peristiwa mimpi, ia melihat dirinya di lain tempat dari tempat tidurnya. Manusia membedakan tubuh jasmani yang tidur dan bagian yang lain dari dirinya yang pergi kemana-mana itulah yang disebut jiwa
Religi (evolusionisme)
Alam ssemesta penuh degan jiwa-jiwa merdeka bukan disebut soul tetapi spirit artinya makluk halus. Demikian pikiran manusia telah menstransformasikan kesadarannya akan adanya jiwa menjadi kepercayaan kepada makluk-makluk halus
Evolusi animisme
- Animisme merupakan kepercayaan adanya roh yang mendiami alam semesta sekeliling manusia merupakan bentuk religi tertua.
- Tingkat kedua evolusi religi manusia percaya gerak alam yang hidup disebabkan adanya jiwa yang ada di belakang peristiwa dan gejala alam itu. Sungai yang mengalir, jalannya matahari, tumbuhan semua geraknya disebabkan makluk halus yang menempati alam. Kemudian jiwa alam itu dipersonifikasikan dan dianggap oleh manusia seperti makluk-makluk dengan suatu pribadi dengan kemauan dan pikiran.makluk halus di belakang gerak alam disebut dewa-dewa alam
- Pada tingkat ketiga evolusi religi memenadang timbulnya susunan kenegaraan dalam masyarakat manusia juga terjadi dalam susunan organisasi dalam dunia halus. Timbul kepercayaan bahwa dewa alam itu hidup dalam susunan kenegaraan serupa dunia manusia. Ada kepercayaan bahwa yang tertinggi hanya satu, yaitu Tuhan sehingga munculah monotheisme.
Catatan
Akhir abad XIX timbul kecaman cara berpikir penganut aliran evolusionisme. Ia hanya merupakan konstruksi pikiran tidak sesuai dengan kenyataan
JAMES G. FRAZER
Latar belakang
1. Kehadirannya di saat teori mulai ditinggalkan
2. Temuan yang menarik: asal mula religi
3. Tulisan diambil dari karangan ahli pencatat di daerah
Karyanya
1. Totemism and exogamy (1910) 4 jilid
2. The golden bough (1911-1913) 12 jilid
Pandangannya
Manusia memecahkan soal hidupnya dengan akal dan sistem pengetahuannya. Makin ke belakang kebudayaan makin sempit batas akalnya. Soal hidup kemudian dipecahkan dengan magic yaitu ilmu gaib.
Perbedaan
1. Magic:
Segala sistem perbuatan dan sikap manusia untuk mencapai maksud dengan menguasai dan mempergunakan kekuatan-kekuatan dan hukum gaib yang ada di dalam alam
2. Religion:
Sistem perbuatan manusia untuk mencapai maksud dengan cara menyandarkan diri kepada kemauan dan kekuasaan dari makluk2 halus seperti ruh, dewa dll yang menempati ala
Kebudayaan manusia di dalam dunia ini pangkalnya hanya satu, di satu tempat tertentu. Kebudayaan kemudian berkembang menyebar dan pecah ke berbagi kebudayaan baru karena pengaruh keadaan lingkungan dan waktu
Mencari kembali sejarah gerak perpindahan bangsa, proses pengaruh mempengaruhi serta persebaran kebudayaan manusia dalam jangka waktu lama dari mulai saat terjadi sampai sekarang
Tokoh
FRITZ GRAEBNER (1877-1934)
Latar belakang
1. Jerman
2. Sejarah dan ilmu bahasa
3. Penyususnan berdasarkan tempat-tempat di muka bumi dimana ada persamaan unsur.
Metode klasifikasi unsur-unsur kebudayaan
1. Melihat tempat-tempat dimuka bumi terdapat unsur kebudayaan yang sama misal A, B, C. Kesadaran persamaan dicapai dengan alasan perbandingan ciri ketiga unsur disebut qualitats kriterium
2. Melihat apakah ada lain-lain unsur kecuali a di A yang sama dengan lain-lain unsur di B dan C. Alasan pembandingan berupa suatu jumlah kalitas dari berbagi unsur kebudayaan tadi ialah a, b, c; a’, b’, c’ dst
3. Penyelidik menggolongkan ketiga tempat A,B,C dimana terdapat ketiga kulturkomplex menjadi satu dengan seolah memasukan di atas peta bumi ketiga tempat ke dalam satu lingkaran
1. Ilmu bahasa
2. Tidak melakukan field work
3. Guru besar menaruh bidang antro
4. Pendidik pendeta penyiar agama
Kepercayaan satu Tuhan bukan perkembangan termuda dalam sejarah kebudayaan manusia, tetapi religi yang bersifat monotheism malah suatu bentuk yang amat tua.
1. Dokter
2. Psikologi
ELLIOT SMITH & W.J. PERRY
Pernah terjadi dalam sejarah kebudayaan di dunia ini pada zaman purbakala, peristiwa difusi yang besar, yang berpangkal di Mesir kea rah timur yang meliputi jarak amat jauh sekitar lautan tengah, Afrikake
Teori difusi amat ekstrim tidak sesuai dengan kenyataan baik dari sudut hasil penggalian ilmu prehistori, maupun konsep tentang proses difusi dan pertukaran unsur2 kebudayaan antar bangsa yang telah diterima dalam kalangan antropologi waktu itu.

0 komentar:
Posting Komentar