Selasa, 13 Oktober 2009

teori-antro

TEORI EVOLUSI

Asumsi

Masyarakat dan kebudayaan manusia berkembang dari tingkat rendah ke tingkat tinggi, terdorong dari kekuatan dalam untuk berubah (berevolusi)

Pengaruh teori Darwin

Seleksi alam ” the origin of spicies” 1859

Abad 19 berpengaruh luas Eropa Barat

Tokoh asalnya dari multi bidang

1. Filsafat H Spencer,

2. Arkeologi G Klemm, J LubbokE B Tylor

3. Hukum J J Bachofen, L H Morgan

J.J. BACHOFEN (1815-1887)

Menyelidiki sistim hukum dari Yunani dan Romawi klasik

Empat tahap kehidupan

  1. promiscuitet. Masyarakat hewan, laki-laki dan perempuan tidak ada ikatan, belum ada keluraga inti
  2. matriarchaat. Masyarakat manusia, laki-laki tak puas membawa isteri dari kelompok lain ke kelompok drinya
  3. patriarchaat. Masyarakat manusia perkawinan di luar kelompok berubah menjadi endogami, anak-nak berhubungan langsung dengan anggota seluruhnya ayah dan ibu
  4. parental.

LEWIS H. MORGAN

Mengupas sistem kekerabatan dari beribu suku bangsa di dunia yang satu sama lain berbeda bentuknya, disebabkan gejala kesejajarannya

Proses evolusi dan peradaban manusia

  1. jaman liar tua. (Menemukan api, meramu, mencari akar dan tumbuhan liar)
  2. jaman liar madya. (Masih ada api, menemukan busur panah, mencari ikan di kali-berburu)
  3. jaman liar muda. (Membuat tembikar, berburu)
  4. jaman barbar tua. (Tembikar, beternak, cocok tanam)
  5. jaman barbar madya. (Spt no 4 tambah logam)
  6. jaman barbar muda. (Benda logam sampai mengenal tulisan)
  7. jaman peradaban purba
  8. jaman peradaban modern
EDWARD B TYLOR

Latar belakang

1. Amatir ilmu arkeologi khusus prasejarah

2. 1856 ekspidisi penggalian benda prasejarah di Meksiko sebagai pembantu

3. Buku

Anahuac, or Mexico, Ancient and Modern (1861)

Researches into the Early History of Mankind (1871) cara berfikir evolusionisme

4. Beratus karangan dan buku terbit hingga diangkat guru besar di Univ Oxford 1883

5. Sumbangan besar dalam perkembangan antropologi

Pandangannya

Ahli antropologi harus mempelajari kebudayaan aneka warna di dunia, mencari unsure persamaan dan perbedaan dalam kebudayaan, mengklasifikasikan kebudayaan berdasarkan atas persamaan unsur sehingga tampak sejarah evolusi kebudayaan manusia dari satu tingkat ke tingkat lain

Topik penyelidikan

  1. Unsur kebudayaan sistim religi
  2. Kepercayaan

Adat istiadat

Kesusastraan

Kesenian

Bukunya

Terkenal primitive culture : researches into the development of mythology, philosophy, religion, language, art and custom (1874)

Isinya tentang asal usul religi

Adalah kesadaran manusia akan adanya jiwa. Kesadaran jiwa disebabkan dua hal

  1. perbedaan yang tampak dari manusia antara yang hidup dan mati. Adanya gerak tanda hidup, tidak adanya gerak mati, penyebab gerak adalah jiwa
  2. peristiwa mimpi, ia melihat dirinya di lain tempat dari tempat tidurnya. Manusia membedakan tubuh jasmani yang tidur dan bagian yang lain dari dirinya yang pergi kemana-mana itulah yang disebut jiwa

Religi (evolusionisme)

Alam ssemesta penuh degan jiwa-jiwa merdeka bukan disebut soul tetapi spirit artinya makluk halus. Demikian pikiran manusia telah menstransformasikan kesadarannya akan adanya jiwa menjadi kepercayaan kepada makluk-makluk halus

Evolusi animisme

  1. Animisme merupakan kepercayaan adanya roh yang mendiami alam semesta sekeliling manusia merupakan bentuk religi tertua.
  2. Tingkat kedua evolusi religi manusia percaya gerak alam yang hidup disebabkan adanya jiwa yang ada di belakang peristiwa dan gejala alam itu. Sungai yang mengalir, jalannya matahari, tumbuhan semua geraknya disebabkan makluk halus yang menempati alam. Kemudian jiwa alam itu dipersonifikasikan dan dianggap oleh manusia seperti makluk-makluk dengan suatu pribadi dengan kemauan dan pikiran.makluk halus di belakang gerak alam disebut dewa-dewa alam
  3. Pada tingkat ketiga evolusi religi memenadang timbulnya susunan kenegaraan dalam masyarakat manusia juga terjadi dalam susunan organisasi dalam dunia halus. Timbul kepercayaan bahwa dewa alam itu hidup dalam susunan kenegaraan serupa dunia manusia. Ada kepercayaan bahwa yang tertinggi hanya satu, yaitu Tuhan sehingga munculah monotheisme.

Catatan

Akhir abad XIX timbul kecaman cara berpikir penganut aliran evolusionisme. Ia hanya merupakan konstruksi pikiran tidak sesuai dengan kenyataan

JAMES G. FRAZER

Latar belakang

1. Kehadirannya di saat teori mulai ditinggalkan

2. Temuan yang menarik: asal mula religi

3. Tulisan diambil dari karangan ahli pencatat di daerah

Karyanya

1. Totemism and exogamy (1910) 4 jilid

2. The golden bough (1911-1913) 12 jilid

Pandangannya

Manusia memecahkan soal hidupnya dengan akal dan sistem pengetahuannya. Makin ke belakang kebudayaan makin sempit batas akalnya. Soal hidup kemudian dipecahkan dengan magic yaitu ilmu gaib.

Perbedaan

1. Magic:

Segala sistem perbuatan dan sikap manusia untuk mencapai maksud dengan menguasai dan mempergunakan kekuatan-kekuatan dan hukum gaib yang ada di dalam alam

2. Religion:

Sistem perbuatan manusia untuk mencapai maksud dengan cara menyandarkan diri kepada kemauan dan kekuasaan dari makluk2 halus seperti ruh, dewa dll yang menempati ala

Kebudayaan manusia di dalam dunia ini pangkalnya hanya satu, di satu tempat tertentu. Kebudayaan kemudian berkembang menyebar dan pecah ke berbagi kebudayaan baru karena pengaruh keadaan lingkungan dan waktu

Tugas sarjana

Mencari kembali sejarah gerak perpindahan bangsa, proses pengaruh mempengaruhi serta persebaran kebudayaan manusia dalam jangka waktu lama dari mulai saat terjadi sampai sekarang


Tokoh

FRITZ GRAEBNER (1877-1934)

Latar belakang

1. Jerman
2. Sejarah dan ilmu bahasa
3. Penyususnan berdasarkan tempat-tempat di muka bumi dimana ada persamaan unsur.

Metode klasifikasi unsur-unsur kebudayaan

1. Melihat tempat-tempat dimuka bumi terdapat unsur kebudayaan yang sama misal A, B, C. Kesadaran persamaan dicapai dengan alasan perbandingan ciri ketiga unsur disebut qualitats kriterium

2. Melihat apakah ada lain-lain unsur kecuali a di A yang sama dengan lain-lain unsur di B dan C. Alasan pembandingan berupa suatu jumlah kalitas dari berbagi unsur kebudayaan tadi ialah a, b, c; a’, b’, c’ dst

3. Penyelidik menggolongkan ketiga tempat A,B,C dimana terdapat ketiga kulturkomplex menjadi satu dengan seolah memasukan di atas peta bumi ketiga tempat ke dalam satu lingkaran



TEORI DIFUSI

WILHELM SCHMIDT (1868-1954)

Latar belakang

1. Ilmu bahasa

2. Tidak melakukan field work

3. Guru besar menaruh bidang antro

4. Pendidik pendeta penyiar agama

Asumsi

Kepercayaan satu Tuhan bukan perkembangan termuda dalam sejarah kebudayaan manusia, tetapi religi yang bersifat monotheism malah suatu bentuk yang amat tua.

W.H.R. RIVERS

Latar belakang

1. Dokter

2. Psikologi

Metode geneologi, metode pokok dalam antropologi yang mendasarkan aada field work


ELLIOT SMITH & W.J. PERRY

Pernah terjadi dalam sejarah kebudayaan di dunia ini pada zaman purbakala, peristiwa difusi yang besar, yang berpangkal di Mesir kea rah timur yang meliputi jarak amat jauh sekitar lautan tengah, Afrikake India, ke Indonesia, Polinesia, Amerika

Kecaman Lowie

Teori difusi amat ekstrim tidak sesuai dengan kenyataan baik dari sudut hasil penggalian ilmu prehistori, maupun konsep tentang proses difusi dan pertukaran unsur2 kebudayaan antar bangsa yang telah diterima dalam kalangan antropologi waktu itu.



0 komentar:

Posting Komentar